Senin, 28 September 2015

Air dan Kesehatan



Air sangat penting bagi kesehatan. Kita pasti yakin akan pepatah lama yang menyebutkan bahwa “saat dunia masih muda”, murni; manusia dan alam memiliki hubungan yang saling menguntungkan – saat manusia masih menjaga keharmonisan dengan Ibu Pertiwi.  Namun, sebagaimana Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengatakan, “Populasi manusia yang terus meningkat membutuhkan lebih banyak air, makanan, bahan baku dan energi sehingga kian memperketat persaingan. Masalahnya kita juga bersaing dengan alam yang juga membutuhkan air untuk mempertahankan ekosistemnya. Kita terus-menerus menyalahgunakan sumber air di Bumi, kini kita harus siap menuai konsekuensinya.” 

Meski Bumi tiga perempatnya adalah air, namun hanya satu persen yang layak dikonsumsi manusia. Dengan kondisi seperti ini, air menjadi berbahaya bagi kesehatan manakala diminum dalam kondisi seadanya. Jika kita meminum air yang tidak murni, meski di dalamnya terdapat mineral yang dibutuhkan manusia, hal ini justru menjadikan tubuh kita bagaikan penyaring alami. Dengan sendirinya, tubuh kita akan mengumpulkan racun dan polutan yang telah mencemari air yang kita minum.

Kualitas air yang baik sangat penting bagi kesehatan. Tubuh kita butuh proses hidrasi berjalan dengan baik. Hidrasi dari air yang berkualitas baik – bukan berasal dari soda, kopi, teh, dan minuman lain yang sejenis – membuat sisa pencernaan dikeluarkan dari tubuh dengan bantuan air.  Hidrasi tubuh yang berasal dari air sehat membuat tubuh mampu memperbaiki diri dan membuat penyakit umum – seperti sakit kepala, hipertensi, sakit punggung, arthritis, luka, asma, mual di pagi hari dan kelelahan – mudah dicegah serta mudah diatasi berkat pertahanan tubuh yang baik. Hal ini mengurangi ketergantungan akan obat-obatan sintetis, seperti penghilang rasa sakit dan antibiotik, karena keduanya justru lebih banyak merugikan tubuh kita sebab menyebabkan kerusakan hati dan membuat sistem imun kita kian lemah dalam menghadapi penyakit. 

Penyembuhan dengan memakai obat-obatan sintetik dan analgesik sangat berbeda dengan cara kerja tubuh dalam menyembuhkan diri. Rasa sakit adalah “tangisan” alami tubuh kita meminta asupan air lebih banyak dan menandakan ada yang tidak beres pada salah satu bagian tubuh.  Otak kita, yang lebih dari 75%-nya berupa air, memproduksi histamin selama dehidrasi. Pelepasan senyawa ini menyebabkan nyeri dan lelah, memberi kita rangsangan agar memperlambat dan menghemat air. Konsumsi antihistamin atau analgesik hanya meredakan nyeri, tanpa menyelesaikan masalah yang jadi penyebabnya, hal ini justru menyebabkan penyakit kian berkembang makin parah. 

Meski bukanlah obat mujarab untuk berbagai penyakit, namun air bersinergi sebagai pencegah dan obat alami dalam tubuh kita. Kita membutuhkan air agar tubuh kita bekerja harmonis dengan sendirinya. Namun, harus diingat bahwa kita hidup di lingkungan yang tumbuh subur karena air. Untuk itu, pemenuhan kebutuhan kita akan air jangan sampai membahayakan dan merusak harmoni serta keseimbangan lingkungan.

Untuk mendapatkan air bersih dan sehat untuk rumah anda gunakan Penjernih Air Serbaguna Zernii Water Filter, hubungi kami
TLP/SMS/WA : 081317331084 dan 081369036489
PIN BB : 2199066A dan 56CC9905

Tidak ada komentar:

Posting Komentar